Mereka kemudian pulang.[Chapter] 2: Kasaksian IstriBagi Kristin, perampokan di bank itu menimbulkan trauma sesaat tetapi berakhir dengan sensasi seks yang selama ini tak pernah ia bayangkan.Terikat di lorong sempit dengan tubuh berdempetan berhadapan dengan lelaki lain membuat Kristin risih bukan kepalang, apalagi si lelaki hanya mengenakan kaos dalam dan celana kolor. Bokep ouhh…,” tangan Kristin yang sudah bebas langsung merangkul leher Partodi dan keduanya kembali saling berpagutan, sementara gerakan pinggul Kristin semakin liar.Masih disatukan dengan ikatan di pinggang, Partodi membalik tubuh Kristin sehingga kini Kristin ditindihnya. Seorang lainnya mengejar nasabah yang lari ke lantai dua.Aris dan enam nasabah dilantai dua tak berkutik ditodong senjata, mulut mereka ditempel lakban dan tangan juga di ikat, sementara para nasabah di lantai dasar juga sudah sepi tak berani bersuara.Kawanan rampok mengikat para nasabah.




















