Setelah membuka baju kerja, akupun menyalakan TV, sebentar kemudian Ray sudah berdiri di pintu kamarku,
“Eh mas… jangan bilang-bilang ya…”, jawabku heran:
“Ada apa emang?”. Namun betapa kagetnya aku. Bokep Jun ada di belakangku masih dengan badan dan rambutnya yg basah, bahkan hanya memakai celana pendek dan terlihat masih horni. Ini adalah ceritaku pertama kali aku kos di jakarta kurang-lebih 10thn yg lalu. Kamar yg dikoskan ada 4, tdk seluruhnya terisi, sedangkan induk semangku sepasang kakek-nenek dengan satu anak perempuan mereka dan suaminya, sebut saja Rini dan suaminya Jun, mereka adalah pasangan eksmud, kantor di Sudirman, bisnis sampingan pun jalan terus. Aku terjerembab dan mukaku terhenti percis di depan selangkangan Rini.




















