Aku benar-benar terbuai kenikmatan oleh cara Elyan memperlakukanku. Bokep Dimana sih dia.” Tidak lama, masuk chat dari Elyan.“Masuk aja, Nad.” Aku pun turun dari mobil dan melangkah menuju mall. Masukin..”“Masukin apa, Nad?” Elyan sengaja mempermainkan nafsuku.“Ah.. Aku juga harus menyiapkan jepitan baju serta es batu untuk ritual tiap malam kami. Karena selama tujuh tahun itu aku menjomblo. Saat itu, toket besarku yang menjadi sasaran temanku. Wanita memang sudah seharusnya mendapat orgasme dengan cepat.” Aku masih mengatur nafasku saat Elyan berbicara panjang lebar di seberang sana.“Oke. “Hhhmmm… Yaan…”“Haha. Dia lonte saya. Nakal, ya.” Anehnya aku justru membiarkan aksi Elyan dan bukan malah menurunkan jedelanya. Ooohh… Sakiit… Tapi enaak…”“Aaaaaaahhhh…” aku hendak memainkan klitorisku ketika diseberang sana Elyan justru melarangku.“Jangan dulu mainkan memekmu. Pernah suatu saat aku tanyakan tujuan dari ritual ini, dan Elyan bilang, jika ini akan membangkitkan gairahku dan membuatku selalu merasa ingin di buai di bagian toketku.




















