Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Bokep Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Astaga. “Terima kasih banyak, Pak. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Anak laki-laki itu mengangguk saja. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Apa yang ingin mereka lakukan? Astaga. Malam semakin larut. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Polos sekali. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan.




















