Aku tinggal di lingkungan kota yg adat penghuninya cukup ber-etika, moral dan budaya. Bokep Khayalanku terbang ke awang-awang kemudian turun di halaman depan rumah untuk menyambangi Hamidah yg sedang menyapu. Aku menarik meja hingga mengeluarkan suara derit kakinya yg beradu dengan lantai. Kadang jongkok, kadang berdiri, kadang bergeser ke rerimbuanan dedaunan tanaman hiasnya. Tak mudah aku berlaku seenakku sendiri dan sembarangan, apalagi untuk hal-hal yg berbau seronok ataupun mesum. Sebab bagi mereka hal macam itu sangat terasa tabu dan amoral.Dan jikalau sampai terjadi pasti aku akan terbuang dari lingkungan itu selamanya. Kutusukkan lidahku untuk menari-nari di lubang kemaluannya.Kuelus dan kupijit panjang kemaluanku. Aku akan dengan mudah mengintip kelakuannya dari celah lembaran koranku. Kemaluan indahmu. Si Hamidah masih asyik merapikan tanaman hiasnya.




















