ayo kita makan dulu… ” Ajaknya dan kembali aku hanya menganggukan kepala padanya.Karena tidak berani juga aku menatap lama matanya, sampai akhirnya kamipun selesai makan dan kembali pak Gunawan mengajaku mengobrol untuk mengenal pribadi kami lebih dekat. Bokep Sampai akhirnya diapun menyemburkan lendir kenikmatan dari dalam kontolnya ” Oooouugggghhh… ooouuuggggghhhh… ooooouuuugggghh… ooouuugghhh… ” Saat itulah dia dekap tubuhku semakin erat danakupun membalasnya dengan lebih hangat lagi meskipun masih ada malu dalam hatiku.setelah cairanya keluar kemudian dia merangsang memekku dengan lidahnya. Aku lihat sepertinya dia juga agak canggung untuk mengobrol denganku tapi akhirnya dia juga yang mengawali obrolan kami ” Kamu pasti lapar.. aaaaaagggghhhh…. rus… nik.. ” Diapun berlalu dari hadapanku dan akupun duduk di sofa empuknya, belum lama aku menikmati keindahan rumah ini tiba-tiba pak Gunawan sudah keluar dari dalam kamarnya.Dia melihat ke arah meja lalu bergegas menuju dapur bersih dan aku lihat dia mengembil minuman untukku.




















