Lama dia terdiam, sampai dia akhirnya mengejarku sambil meminta maaf, dan bermaksud meminta nomor teleponku. Perusahaan di mana aku bekerja menjadi salah satu pemilik stand di pameran ini.Untuk sementara aku tinggal di sebuah hotel yang lumayan besar di hannover zentrum. Bokep Tanganku membuka gesper dan membuka kancing celananya. Aku menekan kakiku di punggungnya, menarik rambutnya dan mengerang. Hampir sepanjang acara kami saling berpelukan, membagi cium, dan belaian. Sekitar 1 jam kami berbincang bincang, dia kembali bertanya tentang nomor teleponku yang akhirnya aku berikan kepadanya. Andre masih rajin menelponku, dan aku pun selalu menunggu telepon darinya.Tetapi aku tidak mau menaruh banyak harapanku kepada dia. Sekitar jam delapan malam, pintu kamarku diketuk dengan pelan.


















