Sherly dengan tak sabar merogoh penis itu dan mengeluarkannya dari balik celdam Edo. Aku dan Sherly duduk di sofa mengapit Edo di tengah. Bokep Wuuaahhh, belum pernah gairah yang begitu sensual membuncah seperti kejutan listrik ribuan volt yang membuatku langsung tumbang berkelejotan… Dengan tubuh terbaring lemas, kurasakan penis Edo keluar dari liang vaginaku masih dalam keadaan tegang dan segera ditancapkannya di vagina Sherly. Tangan kirinya meremas-remas toketku sementara tangan kanannya berkecipak meraba-raba vaginaku yang mulai basah berlendir hangat mengalir pelan keluar dari celah surgaku…
Aku pun merasakan sensasi yang luar biasa dan aku pun menemukan arti baru dari sia-sianya rasa cemburu. Kami pun saling diam lagi sembari menyeruput teh poci yang sedari tadi menemani sore kami itu.Tapi anehnya, setelah terdiam beberapa saat, aku bertanya padanya, “Emang kalau threesome, ama siapa Sher?” Sherly pun tersenyum lebar seolah tanda kemenangan atas godaannya padaku.




















