Bedanya, mereka bukan lagi mengagumi ketampananku, melainkan sedang menertawakanku.“Aduh, telingaku sakit, Nit.” protesku sambil berusaha melepaskan tangannya yang masih saja menjewerku.“Biarin, biar sekalian telinganya copot!” sahut Nita tanpa mempedulikan rintihan dan ringisanku.Emmmm…. Bokep Dialah sosok jelangkung dalam hidupku yang datang tak dijemput tapi pulang minta diantar. Mending kamu ajak orang lain aja deh untuk nemenin kamunya.” ujar Nita pada Nina, lalu padaku, “Yuk Bram, kita sudah ditungguin sama anak-anak loh untuk ngerjain tugas kelompok.“I… Iya…” jawabku. Dialah sosok jelangkung dalam hidupku yang datang tak dijemput tapi pulang minta diantar. Bram jangan pulang, aku sudah capek-capek masakin nasi goreng kesukaanmu hiksss… Hiksss…” isaknya.Aku yang tak tega melihatnya menangis, menghampirinya dan mengusap air matanya. Hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang mampu.




















