Dengan segera diraihnya tissue yang telah dia persiapkan di saku celana. Lily… nasibmu malang. Bokep Buatnya lebih penting memanfaatkan waktu di Jumat sore ini sebaik-baiknya untuk bermesraan dengan pacar yang jarang bertemu.Sella menyibakkan selimut yang masih menutupi setengah badannya lalu duduk di pinggiran tempat tidur hotel yang empuk. Sejak saat itu hampir setiap hari mereka bertukar kabar melalui pesan singkat. Semua harus dilakukan hati-hati. Dan hasilnya setelah sekian generasi salah satunya adalah Lily yang kurang lengkap secara mental.Lily yang berusia 18 tahun masih berlaku seperti anak kecil, terlebih lagi secara fisik matanya agak jereng.Tetapi selain dari itu fisik Lily normal tak kurang suatu apa kecuali badannya yang kurus kurang gizi.“Oooh gituuu….




















