Sesampainya di bar, langsung saja saya minta yang paling istimewa. Bokep Para CBL tadi tampak kecewa tetapi tidak berani menentangku. Tetapi dia belum tahu kalau saya pejuang aktivitas penis international yang bermottokan, “Semoga kontol nusantara tetap Jaya!”
Kalau tahu dia pasti akan segera lari… memesan kamar…hehehe. Terkena perubahan suhu begitu, si Jendral langsung code red. Rencananya dia mau mengajak saya ke Funky Kurapu buat joged (disko). Mereka tertawa dan terus ngeloyor pergi. Untung orang melayu masih berdarah Melanesia, jadi campuran Asia dengan Polinesia. Dadanya kini menempel pada lenganku yang kekar. Nah, suatu ketika saya jatuh sakit, bulan Oktober 1999. Dia tengah dikelilingi 3 CBL (cowok bertampang loser) yang berjoged. Makiko! “Iie, daijobu des yo!” jawabnya memaafkanku. Wah, semoga belum pergi. Setelah basa-basi, kami janjian bertemu di Sony Tower Yodoyabashi pada hari Jum’at. Mulut Kiko yang imut khas wanita Nippon jadi tidak mampu menampung keseluruhannya, hanya palkon (kepala kemaluan)




















