Lala menegang lagi menyambut orgasme yang kedua kalinya. Gila! Bokep Sebelum sampai di kompleks rumahnya, Lala minta berhenti di pinggiran jalan kompleks untuk pakai bajunya. Lala menggandeng tanganku ditarik sampai aku percepat langkahku keluar rumahnya. “Yup!” benar juga, bra-nya Lala masih nangkring di kaca spion Escudo yang tadi. laa Iyyan.. Lallaaa… belom pernah ginian,” sambil geleng-geleng Lala ngeri juga melihat si kecilku (syukur deh aku dikaruniai ukuran kayak gini, size-nya secret saja deeh, biar penasaran) yang sudah siap memasuki gerbang kenikmatannya. Gila! Setelah tidak bisa menahan si kecil-bandotku yang mulai mengacung-ngacung ke bibir bawahnya, aku pun mulai membimbing anak TK itu (si kecilku) masuk ke liang yang sudah empot-empotan dari tadi. Setelah aku pakai celana sama kaos di dalam Estilloku. Waduh nangis ini anak. Sejenak aku pelototi keadaan kap mesin Escudo itu, “Gila! “Gilaaa…!” susah banget untuk masuk lebih dalam. Suara Lala lirih tapi merdu seperti Long




















