Sial sekali lagi. Bentak Nadya
Sabar, kamu sama siapa disana ? Bokep sindirku.Ruang rapat penuh asap rokok sekarang. Nadya menjadi ceria dan orang2 kantor tampak takjub melihat perubahan itu.One thing leads to another. Pada saat dengan tunanganku dulu, boro2 oral seks, pegang2 sedikit saja sudah kena marah. Iya om. Nadya kembali pada posisinya, bersandar di bahuku.Singkat cerita pagi pun datang. Badan telanjang kami berdua bergumul di lantai ruang rapat. Aku tadi telah lancing berbicara seperti itu kepada Nadya. Tapi aku mencoba menengok untuk melihat keadaannya. Tak sampai 5 detik dia langsung memasangkan headset ipod ke telinganya. Sayang. Aku terdiam sembari mengelus2 punggung Nadya. Tapi Nadya tetap berusaha kalem dengan menelpon pamannya, sang owner perusahaan desain ini. Dari awal aku masuk kantor, om udah bilang kalo kamu selain kinerjanya paling bagus, kamu juga sopan, ramah dan orangnya menyenangkan Nadya membantah ucapanku.




















