Tangannya masih di pinggangku dan aku pun berdiri di sampingnya sekedar untuk bisa bersandar di dadanya. Bokep Dia berjanji akan menelponku nanti malam setelah pameran tutup.Setelah pameran hari pertama berakhir, kami berjanji untuk makan bersama di salah satu restoran di kota. Aku tidak percaya bahwa hari ini adalah hari terakhir buat kami, karena aku harus check out siang hari ini dan Bagas pulang ke Taiwan keesokan harinya.Sepanjang perjalanan ke fairground kami hanya berdiam diri, hingga di tempat parker.Bagas mengeluarkan kartu namanya dan beberapa nomor telepon pribadinya. Aku hanya merintih, dan memohon supaya dia memulai permainan sesungguhnya. Setelah aku memarkir mobilku dan mulai melangkah ke pintu masuk, aku mendengar suara yang tidak asing.Yah, beberapa orang bertampang Asia sedang berbicara Indonesia.Tidak aku sangka bahwa aku bakal bertemu orang Indonesia di pameran ini, dan hal itu terjadi di hari pertama.Sekilas aku mendengar bahwa mereka sedang membicarakan aku.




















