Keesokan paginya, Bondan mengantarku pulang ke rumah. Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu. Video bokep Sampai pada satu titik saya sudah terlihat akan orgasme, Bondan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan hentakan2 penisnya yang dipercerpat.. Kulihat suamiku menerimaku dengan muka tertuduk dan berbicara sebentar sementara aku masuk ke kamar anakku untuk melihatnya setelah seharian tidak kuurus.Setelah kejadian itu, aku dan suamiku sempat tidak berbicara satu sama-lain, sampai akhirnya aku luluh juga saat suamiku minta maaf atas kelakuannya yang menyebabkan masalah ini sampai terjadi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, suamiku kembali terjebak dalam permainan judi. Dengan lembut Bondan menarik tanganku memasuki ruangan kamarnya. Pelan-pelan Mas Anggi mulai melepaskan daster putih yang kukenakan, setelah mencumbuiku sebentar, Mas Anggi mulai membuka bra tipis yang kukenakan dan melepaskan celana dalamku. Aku makin tidak enak hati mendengar ucapan rayuan-rayuan gombalnya itu, Tetapi aku mencoba menahan diri, karena Mas Anggi berutang




















