kocokanku benar-benr egois, aku hanya ingin mencapai orgasmeku yg kedua.Permainanku yg kasar membangunkan tante Felisa..“sssh… Gus, sa..kit…” rintihnya
“tahan tante, Agus lagi enak nih..” jawabku.Genjotanku semakin kuat dan dalam-dalam. terserah tante…”jawabku.si tante memberi servis oral, Burungku ditelan semuanya tapi aku bisa merasa lidahnya didalam sana berputar2 menyapu kepala Burungku, sedotan2 yg dibarengi gigitan kecil membuat aku merem melek setengah mati menahan nikmat.“ssssh….. Bokep aku.. terus Sayang..” pintaku.Isabell makin bernafsu mengulumi batang zakar dan biji peler ku. aku mulai dengan pelan2 menggesekan Burungku dibibir memeknya sensasi gesekan itu cukup membuat tubuh Isabell menggelinjang..“udah siap Bel?” tanyaku
“iya, ko.. “Iya nikmatian aja sayang” jawabku. aku juga banyak tugas” jawabku
“jangan alasan Gus, kamu kan gak perlu buru-buru lulus” rayu tante Felisa. CROOTTTT spermaku memenuhi mulut Isabell, yg langsung ditelan habis dan dijilati hingga bersih.Tapi tak tahu kenapa, aku tdk langsung lunglai..




















