Pikiranku kembali terbayang pada kejadian paling menghebohkan yang kualami hari ini. Bokep Masuk aja” aku mengundangnya masuk.Saat yang bersamaan tanpa diundang semua stimulasi yang kuterima hari ini turut memasuki pikiranku dan menentukan keputusan buatku.“Kebetulan aku lewat dan melihat ruangan ibu masih terang.. “Eh tapi benar khan cerita-ku.. Kuyakin Bramanto tidak akan sanggup menolak keinginan-ku. Terima kasih sebentar lagi aku juga mau pulang” jawabku dengan ramah. Segenarnya sih nggak juga.. Kita nggak tahu kalau kamu bakal masuk kesini” ujar Hendra dengan guilty face. Bagiku itu tandanya Bramanto sudah mulai menduga arah pembicaraanku. Jakunnya terlihat bergerak menelan ludah. “Eh tapi benar khan cerita-ku.. Gerakan itu sengaja aku lakukan dengan agak demonstratif. Ini baru yang kedua dan ini juga karena Pak Hendra penasaran mau tahu”
“Waktu yang pertama juga aku nggak sengaja pas lagi kontrol aku dengar suara kasak-kusuk..




















