Ibu pun dengan kasar membentak ayah setelah bu Ningsih pergi. Siang kami tiba di rumah sakit. Bokep Dengan cepat SUtimenaiki tubuhku dan menggoyangku dari atas. Ibu sudah menunggu di tepian. AKu mencucuk tarik kontolku di dalam lubang memek ibu. Ibu pun dengan kasar membentak ayah setelah bu Ningsih pergi. “Ibu takut membuangnya,” jawab ibu. Sutinah duduk di sisiku dan memegang kontolku. Cairan kental meleleh di ujung lidahku. Pagi itu, ayah pergi ke kecamatan. Suti mengangguk. Kami nak ke atas perahu. Suti tersenyum dan menepi. “Aku mendekarkan mulutku ke telinganya dan megatyakan:” Selamat ya bune…”
Suti tersenyum di balik wajahnya yang masih pucat. Aku diam saja. Nanti pembeli ikan pada pulang,” kataku. “Bu ne bersandar ke dada Mas ya?” katanya manja. Aku memeluk tubuh ibu dan mengocok kontolku dalam memeknya. Kami mengeluarkan jaring dari perahu dan menjemurnya, sembari memperbaikinya.




















