Rahmah tidak tahu kemana lagi mengadukan nasipnya, hanya di benaknya bagaimana bisa makan dan tidur. Bokep Pelayan café juga tiba di muka kami, yang tidak kalah sexsi dan cantiknya dari Ramah memakai rok mini di atas lutut. aku jawab ia tante. Langsung menuju kekamar no 19 kuketuk pintu kamar langsung di buka gadis seorang diri dengan mengenakan gaun tidur tembus pandang. dia meyakinkan aku bahwa dirinya tidak akan menyia-nyiakanku sampai kapanpun dia tetap bertanggungjawab katanya padaku. “abang kok tega kali merekam suara Ramah, untuk apa bang ?, abang wartawan ya ? abang jahat kali ya ? Aku sempat kaget tengah malam kegini siapa lagi yang menghubungiku terlintas dalam benak aku. Selama satu jam aku di café itu, tiba-tiba ponselku bunyi dengan nada panggilan.




















