“Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. “Selamat malam Om, Tante dan juga Ananda” tegurku sopan. Bokep “Diet, sejak awal perkenalan di cafetaria, hatiku sempat berdetak entah kenapa” terangnya kemudian. Kamu Din..!” ujarku spontan. Kebetulan ada kelas pagi jadinya aku berangkat lebih awal deh” jelasku sesaat setelah Dina dan temannya duduk“Oh iya Diet, kenalin ini anak baru di kampus kita” Dengan ramah Dina memperkenalkan temannya. Suasana cafe malam itu sangat special buat diriku, karena kedatangan orang yang sering aku khayalkan setiap saat di tempat yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Cerita Sex – Dengan ramah aku tersenyum kepada Ananda, sambil menyodorkan tanganku. Dengan sopan aku menganggukan kepala kepada mereka, sambil tersenyum ramah. “Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. Setelah aku menyanyikan beberapa lagu dan mendapat sambutan yang cukup meriah dari pengunjung malam itu.











